Setup Server Google Cloud Platform (GCP)#

Tujuan: Panduan ini menjelaskan langkah-langkah dari nol untuk membuat Virtual Machine (VM) di Google Cloud, mengatur keamanan Firewall, mengonfigurasi SSH Key di OS Ubuntu Linux lokal, hingga melakukan koneksi dan pengujian server.


1. Pembuatan Virtual Machine (VM) di GCP#

Langkah pertama adalah menyewa atau membuat “komputer virtual” yang akan bertindak sebagai server.

  1. Login ke Google Cloud Console Buka browser dan masuk ke console.cloud.google.com. Pastikan Anda sudah memilih Project yang benar di bagian atas layar.
  2. Buka Menu Compute Engine Pada menu navigasi kiri (ikon garis tiga), pilih Compute Engine > VM instances.
  3. Buat Instance Baru Klik tombol Create Instance dan isi konfigurasi berikut:
  • Name: Isi dengan nama server Anda (contoh: server-demo).
  • Region & Zone: Pilih lokasi server yang paling dekat dengan target pengguna Anda (contoh: asia-southeast2 untuk Jakarta).
  • Machine configuration: Pilih spesifikasi RAM dan CPU sesuai kebutuhan (misal: Series E2, Machine type e2-micro untuk spesifikasi ringan/gratis).
  • Boot disk: Klik Change, lalu pilih Sistem Operasi (OS). Disarankan memilih Debian GNU/Linux atau Ubuntu versi terbaru (LTS). Klik Select.
  1. Deploy Server Klik tombol Create di paling bawah halaman. Tunggu sekitar 1-2 menit hingga status VM berubah menjadi centang hijau. Server Anda kini telah aktif.

2. Konfigurasi Firewall untuk Akses Publik & SSH#

Agar server dapat diakses dari luar (laptop Anda atau internet), port spesifik harus dibuka melalui Firewall GCP.

  1. Buka Menu Firewall Dari menu navigasi kiri, gulir ke bawah dan pilih VPC network > Firewall.
  2. Pemeriksaan Port 22 (SSH) Pastikan terdapat aturan bernama default-allow-ssh. Aturan ini secara default sudah ada dan berfungsi untuk mengizinkan koneksi SSH (Port 22).
  • Jika tidak ada: Klik Create Firewall Rule. Beri nama allow-ssh, arahkan Target ke All instances in the network, Source IPv4 ranges ke 0.0.0.0/0, dan centang tcp lalu ketik 22. Klik Create.
  1. Pemeriksaan Port Web (Opsional) Jika server akan digunakan untuk website, pastikan port 80 (HTTP) dan 443 (HTTPS) terbuka. Anda bisa melakukannya dengan kembali ke halaman VM Instances, klik nama VM, pilih Edit, lalu centang Allow HTTP traffic dan Allow HTTPS traffic di bagian Firewall.

3. Setup SSH Key di Laptop Lokal (Ubuntu Linux)#

Untuk alasan keamanan, koneksi ke server GCP sangat disarankan menggunakan metode Asymmetric Cryptography (Public & Private Key), bukan sekadar menggunakan password.

  1. Buka Terminal Laptop Lokal Buka aplikasi Terminal di Ubuntu Anda (Ctrl + Alt + T).
  2. Buat Pasangan Kunci SSH (SSH Keypair) Jalankan perintah berikut untuk membuat kunci pengaman:
ssh-keygen -t rsa -b 4096 -C "username_anda"
  • Penjelasan Sintaks:

  • ssh-keygen: Program pembuka untuk membuat kunci.

  • -t rsa: Menggunakan algoritma enkripsi tipe RSA.

  • -b 4096: Ukuran kunci enkripsi (4096 bit sangat aman).

  • -C "username_anda": Label/komentar kunci. Ganti username_anda dengan nama pengguna yang Anda inginkan (misal: wildanfq).

  • Instruksi Tambahan: Tekan Enter terus-menerus saat muncul permintaan direktori atau passphrase (jika tidak ingin menggunakan password tambahan).

  1. Lihat dan Salin Public Key Kunci Anda terbagi dua: Private Key (disimpan di laptop) dan Public Key (diserahkan ke server). Munculkan Public Key dengan perintah:
   cat ~/.ssh/id_rsa.pub
  • Catatan: Jika Anda menamai file dengan nama lain saat generate, ganti id_rsa.pub dengan nama file Anda.
  • Aksi: Salin (Copy) seluruh teks panjang yang berawalan ssh-rsa dan berakhiran dengan username_anda.

4. Memasukkan Public Key ke Server (GCP)#

Agar server mengenali laptop Anda, Public Key yang disalin tadi harus dimasukkan ke dalam konfigurasi server di GCP.

  1. Kembali ke halaman VM Instances di Google Cloud Console.
  2. Klik Nama VM Anda, lalu klik tombol Edit di bagian atas (berlogo pensil).
  3. Gulir halaman ke bawah perlahan sampai menemukan bagian Security and access.
  4. Cari bagian SSH Keys, lalu klik Add item.
  5. Paste (tempel) Public Key yang sudah disalin dari terminal lokal Anda. GCP akan otomatis mendeteksi nama pengguna di sebelah kiri form.
  6. Gulir layar ke paling bawah dan klik tombol Save. Tunggu proses penyimpanan selesai.

5. Koneksi Laptop Lokal ke Server#

Sekarang laptop Anda sudah memiliki “kunci”, dan server sudah memiliki “gembok” yang cocok.

  1. Catat IP Publik Server Lihat di halaman VM Instances, pada kolom External IP, catat deretan angka IP tersebut (misal: 34.101.32.154).
  2. Lakukan Eksekusi SSH Di terminal Ubuntu lokal Anda, jalankan perintah berikut:
   ssh username_anda@IP_PUBLIK_SERVER

(Contoh nyata: ssh wildanfq@34.101.32.154) 3. Konfirmasi Keamanan (First Time Login) Jika ini pertama kalinya Anda terhubung, terminal akan memunculkan pesan peringatan The authenticity of host… can’t be established.

  • Ketik yes lalu tekan Enter.
  • Perintah ini akan mendaftarkan IP Server ke dalam daftar host yang dipercaya (Known Hosts) di laptop Anda secara permanen.

6. Testing dan Konfigurasi Awal Server#

Setelah login berhasil, indikator utamanya adalah perubahan baris perintah (prompt) di terminal Anda.

1. Verifikasi Koneksi#

Anda bisa memastikan Anda sudah berada di server jika prompt berubah dari user@nama-laptop-lokal:~$ menjadi:

username_anda@nama-vm-server:~$

2. Update Sistem Operasi (Testing Koneksi Internet Server)#

Sebagai langkah wajib pertama untuk server baru, perbarui repository dan aplikasi dasar untuk memastikan server aman dan stabil. Jalankan perintah:

sudo apt update && sudo apt upgrade -y
  • Penjelasan Sintaks:
  • sudo: Menjalankan perintah dengan hak akses tertinggi (Administrator/Root).
  • apt update: Mengambil daftar pembaruan aplikasi terbaru dari server pusat Linux.
  • &&: Menjalankan perintah selanjutnya setelah perintah pertama sukses.
  • apt upgrade: Menginstal semua pembaruan yang tersedia.
  • -y: Otomatis menjawab “Yes” pada setiap konfirmasi instalasi.

3. Mengakhiri Sesi (Log Out)#

Setelah selesai mengonfigurasi atau melakukan instalasi pada server, Anda dapat memutus koneksi secara aman untuk kembali ke laptop lokal menggunakan perintah:

exit

Terminal akan menginformasikan Connection to IP closed, dan Anda akan kembali ke direktori lokal Ubuntu Anda.


Dokumentasi Selesai. Server Anda kini siap untuk diinstal web server (Nginx/Apache), database (MySQL/PostgreSQL), atau aplikasi lainnya!